Lambang dari resistor adalah sebagai berikut:


Dalam dunia ilmiah resistor ditulis dengan huruf ‘R’ dengan satuan dari resistor yakni Ohm. Terdapat beberapa jenis resistor yakni Potensiometer dan Trimpot dimana hambatan yang terdapat didalamnya dapat diatur secara langsung. Sedangkan untuk hambatan yang berubah bergantung pada suhu disekitarnya dinamakan NTC ( Negative Thermal Resistance ). Selain itu juga terdapat jenis resistor dimana hambatannya dapat berubah bergantung pada cahaya disekitarnya disebut LDR (Light Dependent Resistor ). Lambang masing-masing jenis resistor tersebut yakni;

Untuk resistor jenis carbon maupun metalfilm biasanya digunakan kode-kode warna sebagai petunjuk besarnya nilai resistansi ( tahanan ) dari resistor. Kode-kode warna itu melambangkan angka ke-1, angka ke-2, angka perkalian dengan 10 ( multiflier ), nilai toleransi kesalahan, dan nilai qualitas dari resistor. Kode warna itu antara lain Hitam, Coklat, Merah, Orange, Kuning, Hijau, Biru, Ungu, Abu-abu, Putih, Emas dan Perak. ( lihat gambar 1-b dan tabel 1 ). Warna hitam untuk angka 0, coklat untuk angka 1, merah untuk angka 2, orange untuk angka 3, kuning untuk angka 4, hijau untuk angka 5, biru untuk angka 6, ungu untuk angka 7, abu-abu untuk angka 8, dan putih untuk angka 9. Sedangkan warna emas dan perak biasanya untuk menunjukan nilai toleransi yaitu emas nilai toleransinya 10 %, sedangkan perak nilai toleransinya 5 %.
Sebagai contoh, biru-merah-merah-memas adalah 56 x 102Ω = 5,6 kΩ ± 2%. Deskripsi yang lebih mudah adalah: pita pertama, biru, mempunyai harga 6 dan pita kedua, merah, mempunyai harga 2, dan keduanya dihitung sebagai 62. Pita ketiga,merah, mempunyai harga 102, yang menambahkan dua nol di belakang 62, sedangkan pita keempat, emas, merupakan kode untuk toleransi ± 5%, memberikan nilai 6.200Ω pada keakuratan ± 2%.Berikut bentuk resistor tabel warna resistornya;

